Menentukan Pilihan

April 20, 2010 at 2:26 am 1 komentar

Intitusi keluarga merupakan pilar yang sangat penting dalam upaya untuk membangun masyarakat yang berkemajuan, beradab dan berbudaya. Karena keluarga merupakan elemen masyarakat terkecil yang kemudian membentuk sebuah masyarakat yang besar. Oleh karenanya baik buruknya sebuah keluarga akan menjadi penentu baik buruknya tatanan masyarakat sebuah bangsa. Baik buruknya keluarga akan menentukan pembentukan generasi pelanjut cita-cita bangsa yang mulia. Sebuah keluarga yang kuat memegang nilai-nilai kebaikan, maka disana akan melahirkan generasi yang memegang teguh nilai-nilai kebaikan. Sebaliknya sebuah keluarga yang berantakan dalam memegang norma-norma kebaikan, akan banyak berpengaruh terhadap pendidikan anak-anaknya serta seluruh isi rumah tangganya.

Islam menganjurkan bagi siapa saja yang hendak membentuk sebuah keluarga untuk mempersiapkan segala sesuatunya sehingga menjadi ideal. Dan persiapan pertama yang harus dilakukan adalah menentukan pasangan yang akan menjadi mitra dalam membangun keluarga. Secara detil agama Islam telah menggambarkan kriteria apa saja yang menjadi bahan pertimbangan seseorang dalam memutuskan pasangan yang akan dipilihnya. Boleh jadi ada orang yang memilih calon pasangannya dengan pertimbangan karena kecantikan atau wajahnya yang rupawan. Ada pula seseorang yang menjadikan faktor keturunan dan asal-usulnya sebagi bahan pertimbangan utamanya dalam memilih pasangan. Demikian juga ada yang memilih factor kekayaannya sebagai dasar pertimbangan. Tetapi tidak sedikit yang memproritaskan pertimbangan agama menjadi prioritas utamanya.

Seseorang memang diberikan kebebasan dalam menentukan pilihan pasangan yang akan mendampinginya selama hidupnya. Dan kalau diajukan pertanyaan seperti apakah pasangan yang diidamkan. Hampir pasti semua orang akan menginginkan seorang pasangan yang memiliki kriteria yang mendekati kesempurnaan. Baik itu yang memenuhi syarat dalam hal kecantikan atau wajah yang rupawan, berasal dari keturunan yang baik dan terhormat, memiliki banyak kekayaan dan juga seseorang yang memiliki komitmen agama yang kuat. Semua kriteria yang tersebut itu sah-sah saja dijadikan acuan pemilihan. Meskipun kenyataannya sangat jarang seseorang yang mampu mendapatkan calon pasangan yang memiliki semua kriteria yang disebutkan. Artinya kebanyakan orang mendapatkan pasangan yang berpotensi memiliki kekurangan.

Membangun sebuah keluarga adalah sama halnya dengan menata dan merangkai semua potensi yang ada didalamnya untuk menjadi sebuah bangunan yang kokoh. Kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh masing-masing pasangan adalah merupakan kekayaan yang harus dikelola sehingga menjadi kekuatan yang bisa diberdayakan.



Entry filed under: Beranda. Tags: , .

Pembangunan Gedung Ma’had Yang Diidamkan

1 Komentar Add your own

  • 1. koropedang  |  April 20, 2010 pukul 2:37 am

    sangat inpiratif sekali tulisannya..thanks .

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: