Mengusahakan Kesabaran

April 4, 2009 at 9:11 am Tinggalkan komentar

Arti kata sabar menurut sebagian ulama adalah menahan diri atas sesuatu yang tidak disukai karena mengharapkan ridha Allah swt. Sabar adalah kebutuhan primer setiap orang. Karena kesabaran adalah kunci kemenangan dan keberhasilan seseorang dalam meraih keinginan. Sebagaimana halnya kata salah seorang ulama bahwa seorang mukmin membutuhkan kesabaran terhadap hal-hal yang tidak disukai agar dirinya dapat masuk surga dan kesabaran dari syahwat agar dapat selamat dari ancaman neraka.

Pentingnya Ujian bagi orang-orang yang beriman dalam rangka untuk membedakan mana-mana yang jelas-jelas beriman dan mana-mana orang-orang yang munafiq serta orang yang dalam hatinya ada penyakit. Disamping itu juga Sebagai pendidikan bagi orang mu’min dan untuk menambah bekal dan kedudukan disisi Allah swt. Dan berikut ini aneka macam kesabaran yang musti dimiliki bagi yang menginginkan ridho Ilahi.

Kesabaran atas cobaan selama hidup di dunia salah satu bentuknya. Karena tidak ada seorangpun yang terbebas dari cobaan dan ujian hidup di dunia ini. Kemiskinan atau kekurangan harta, ketakutan atau keresahan jiwa, menderita penyakit fisik, berpisah dengan orang yang dicintai, kerugian harta benda, gangguan orang, kesengsaraan hidup dan lain-lain. Semuanya menuntut adanya ketebalan kesabaran seseorang.

Kemudian kesabaran dari dari dorongan dan keinginan hawa nafsu. Kesabaran ini adalah kesabaran ketika mendapatkan kesenangan dan keberuntungan. Imam Al Ghazali suatu saat pernah berkata bahwa kesabaran terhadap kesenangan yang dirasakan itu jauh lebih berat melakukannya daripada yang lainnya. Orang yang lapar ketika tidak ada makanan lebih dapat bersabar daripada ketika dihadapannya terhidang makanan yang lezat sementara ia mampu menyiapkannya tetapi kemudian ia bisa bersabar untuk tidak berlebih-lebihan atasnya.

Kemudian kesabaran dalam ketaatan beribada kepada Allah swt. Imam Al Ghazali berkata bahwa kesabaran terhadap ketaatan itu amat berat. Sebab tabiat jiwa manusia itu cenderung menghindar dari ubudiyah (penghambaan) dan ketaatan terhadap perintah atau aturan. Sebaliknya jiwa itu cenderung untuk memerintah dan bertindak semaunya.

Sabar atas beban Da’wah. Para da’i senantiasa mengajak manusia agar membebaskan belenggu hawa nafsu, hayalan-hayalan, adat dan tradisi yang menyimpang dan mengajak taat kepada aturan Allah. Kesabaran diperlukan karena banyaknya manusia yang berpaling darinya serta banyaknya gangguan dari manusia baik secara ucapan atau perbuatan . kemudian kesabaran dalam medan pertempuran atau peperangan. Karena sabar ini merupakan faktor utama penentu kemenangan. Sebagaimana kata pepatah Keberanian adalah kesabaran sesaat. Dan yang terakhir adalah sabar dalam berhubungan sesama manusia. Antara Suami dan Istri dan Anak serta sebaliknya, dengan tetangga serta dengan masyarakat.

Entry filed under: Dakwah. Tags: , , .

Mengapa Golput Serangan Fajar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: