Cinta Terlarang

Maret 27, 2009 at 2:51 am Tinggalkan komentar

Wajar terjadi apabila seorang laki-laki menyukai seorang wanita begitu juga sebaliknya seorang wanita menyukai laki-laki. Itu adalah fitrah yang telah ada sejak manusia dilahirkan oleh ibunya. Setiap manusia telah dihiaskan dalam hatinya masing-masing kecintaan terhadap lawan jenisnya. Disamping juga kecintaan terhadap banyaknya harta, anak-anak dan tempat tinggal yang bagus serta binatang-binatang ternak mereka. Demikian yang tertera dalam kitab suci kita. Saling mencintai terhadap lawan jenis adalah karunia yang Allah swt berikan kepada manusia agar merasa tentram diantara keduanya serta bisa memperbanyak keturunan dengan perasaan suka sama suka.

Meraih ketentraman dan kesenangan bersama adalah sesuatu hal yang sangat diidam-idamkan oleh laki-laki dan wanita yang sama-sama saling mencintai. Bahkan yang diharapkan mereka berdua pasti sesuatu yang lebih dari itu. Mereka pasti menginginkan kedamaian dalam kebersamaan dan kekompakan dalam suasana penuh kasih dan sayang. Saling memberi dan saling menerima, saling membantu dan memperhatikan. Suka dan duka dilalui bersama-sama dalam naungan cinta yang seakan tidak akan punah. Satu hati dan satu jiwa seakan tidak mengenal lagi kata berpisah. Begitulah keadaanya ketika sudah dimabuk cinta.

Tetapi seharusnya itu semua baru didapatkan oleh mereka setelah mereka mengikatkan hatinya secara sah dalam ikatan pernikahan. Mereka bisa berbuat apa saja setelah mereka resmi menjadi suami dan istri. Mereka berhak mendapatkan apa saja dari keduanya setelah mereka secara sah meresmikan ikatan keduanya secara agama. Dengan demikian mereka akan secara sah mendapatkan semuanya dari keduanya terhadap apa saja yang mereka inginkan. Mereka akan bebas menuntut dan meminta apa saja dari istri atau suaminya.

Seseorang tidak berhak memperolehnya sebelum terjadi ikatan pernikahan. Seseorang tidak diperkenankan menanam dan menumbuhkan sesuatu pada ladang yang bukan menjadi miliknya. Dan seseorang tidak boleh memetik buah hasil tanamannya sebelum ia mendapatkan izin yang sah dari pemiliknya. Akan terjadi sesuatu pelanggaran dalam jiwanya manakala ia memaksakan diri untuk mendapatkannya sesuatu yang tidak menjadi haknya. Akan terjadi perbuatan-perbuatan melawan aturan dan norma manakala ia tetap bersikeras untuk melakukannya. Akan terjadi sesuatu yang tidak disukai di kemudian hari, apabila ia tetap memberanikan diri mendapatkan secara dini.

Di media massa kita hampir setiap hari disuguhi berita-berita terjadinya pelecehan seksual, pemerkosaan, pembunuhan, penyakit AIDS dan HIV, aborsi dan pembunuhan bayi-bayi yang tidak berdosa, bayi yang dibuang di tempat sampah dan lain-lainnya. Sebuah rangkaian peristiwa atau fakta yang sangat nyata di depan mata kita. Sebuah akibat dari ulah dan perbuatan menyimpang yang mengatasnamakan cinta yang kemudian berakhir dengan getir dan menyiksa perasaan. Akankah hari-hari yang akan datang peristiwa demi peristiwa itu masih akan terus berulang dan kita beritanya di media masa terus kita saksikan.

 

Entry filed under: Beranda. Tags: , , , .

Keluar Dari Ketakutan Mengapa Golput

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: