Yang Menentukan Kemenangan

Desember 16, 2008 at 6:11 am Tinggalkan komentar

Suatu ketika Rasulullah saw berdiri di suatu tempat, sementara itu di sekitarnya terdapat para Sahabat ra sedang mengelilingi beliau. Mereka adalah kaum yang telah didzalimi di kampung halaman mereka (Makkah) sendiri. Kemudian mereka berhijrah menuju tempat yang diperintahkan Allah swt yaitu kota Yatsrib. Dan ketika tekad mereka sudah kuat untuk melakukan perlawanan, maka Allah swt akhirnya mengizinkan mereka untuk membela diri melalui firmannya dalam Al Qur’an surat Al Hajj ayat 39-41. Dan Allah swt menjanjikan kepada Rasulullah saw untuk memberikan kekuatan bertanding yang lebih besar setelah turunnya izin untuk berperang tersebut.

Beliau Nabi saw pun keluar menuju kancah pertempuran di sebuah tempat yang dinamakan Badar dengan kekuatan pasukan berjumlah 314 personil. Jumlah ini sebenarnya sangat kecil dibandingkan dengan jumlah musuh yang dihadapinya. Apalagi dari segi persiapan untuk bertempur banyak dirasakan masih banyak yang kurang. Maka dengan memandangi wajah-wajah para sahabat-sahabatnya yang tercinta beliau saw berdo’a: “Ya Allah, sesungguhnya mereka adalah orang-orang fakir,oleh karenanya berikan mereka kecukupan; Ya Allah mereka adalah orang-orang lemah,oleh karenanya berikan mereka kekuatan; Ya Allah  mereka adalah orang-orang yang tidak mempunyai apa-apa, maka santunilah mereka” Dan sesuai dengan fakta sejarah yang ada jumlah yang kecil inipun mampu mengalahkan pasukan yang jauh lebih banyak jumlahnya dan lebih matang kesiapannya. Hal tersebut tidak lepas dari pertolongan Allah swt yang diberikan kepada para kekasihnya.

            Pertolongan Allah swt menjadi penentu utama dalam meraih kemenangan. Keyakinan seperti inilah yang kemudian membuat hati para pembela kebenaran menjadi lebih tenteram dalam mengemban tugas-tugas mulia dipundaknya. Mereka berkeyakinan bahwa kemenangannya bukan semata-mata ditentukan oleh bilangan yang besar maupun  fasilitas yang berkecukupan saja. Tetapi kemenangan sangat amat ditentukan oleh faktor keimanan dan ketaqwaan para pelakunya serta pertolongan dari Allah swt.

            Berda’wah mengajak kepada kebenaran memang membutuhkan pribadi-pribadi yang mampu mewarisi segala jiwa dan semangat yang telah diwariskan oleh baginda Rasulullah saw beserta seluruh sahabatnya yang sejati. Beliau saw dan mereka para sahabat semuanya adalah contoh-contoh manusia yang sempurna dan tidak pernah ada bandingannya sepanjang sejarah. Mereka semua laksana taburan gemintang yang indah diangkasa raya. Maka sudah sepatutnya semua penyeru menapaktilasi apa saja yang mereka lakukan terhadap agama ini. Sehingga kita termasuk menjadi orang-orang yang selalu dirindukan Rasulullah saw. Suatu saat Beliau saw pernah bersabda: “Duhai, alangkah baiknya kiranya aku bisa menjumpai ikhwanku. “Para sahabat bertanya, “wahai Rasulullah, siapakah ikhwanmu? Apakah kami termasuk dari mereka?” Beliau bersabda, “Tidak, kalian adalah sahabat-sahabatku. Ikhwanku adalah orang-orang yang datang setelah kalian, yang beriman kepadaku sebagaimana keimanan kalian, yang membelaku sebagaimana pembelaan kalian. Duhai, alangkah baik kiranya aku bisa menjumpai ikhwanku!”

            Memang yang telah meletakkan pondasi pertama sejarah kejayaan ummat  Islam adalah mereka para sahabat-sahabat Rasulillah saw. Dan besarnya perjuangan serta pengorbanan mereka tidak akan ada yang bisa menandinginya sepanjang masa. Walaupun mereka adalah manusia-manusia biasa seperti kita. Tetapi yang  menjadikan mereka memperoleh kemuliaan dan kejayaan seperti itu  adalah karena kualitas keimanan mereka. Oleh karenanya jika benar niat awal siapapun yang mengajak kepada kebenaran atas dasar landasan keimanan dan keikhlasan hati, maka mereka akan meraih kejayaan yang dijanjikan dan tidak ada sesuatupun yang akan mampu menghadang perjalanannya. Tetapi jika jika tidak demikian maka umat akan melupakan kita.

           

Entry filed under: Beranda. Tags: .

Soliditas Dengan Berbaik Sangka Pakaian Wanita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: