Mempertahankan Kemenangan

Oktober 8, 2008 at 2:37 am Tinggalkan komentar

Memperoleh kemenangan dan kemuliaan telah dijanjikan Allah swt kepada orang-orang yang bertaqwa yang mampu menjalankan segala kewajiban termasuk di dalamnya ibadah puasa. Kehidupan yang bahagia baik di dunia maupun di akhirat akan menjadi miliknya selama mereka mampu menahan dirinya untuk berada di dalam ketaqwaan selama hidupnya. Mereka akan menjadi orang yang sukses menjalankan misinya sebagai pemegang amanah kemanusiaan yang telah diterimanya dari Tuhannya.

Setelah melewati bulan Ramadhan, mempertahankan ketaqwaan bagi orang-orang beriman bukan hal yang gampang. Suasana bulan Ramadhan sangat memungkinkan iman dan taqwa tumbuh dan berkembang sesuai dengan keinginan. Setelah Ramadhan berlalu, kita kembali kepada kehidupan yang penuh dengan tantangan dan ujian yang berlika-liku. Suasana ibadah tidak lagi seperti yang ada di bulan Ramadhan. Dibutuhkan kekuatan yang ekstra untuk melindungi keimanan dan ketaqwaan agar tetap seideal yang seperti yang diinginkan.

Bagi orang-orang yang bertaqwa selalu merasakan dalam hati bahwa Allah swt selalu dekat dan hadir dalam kehidupannya adalah ciri utama hidupnya. Kenyataannya memang Allah swt selalu bersama kita. Setiap tarikan nafas dan keluarnya udara dari rongga dada kita adalah salah satu bagian dari campur tangan Allah swt dalam kehidupan kita. Selagi Allah masih memberikan rizki-Nya kepada kita, maka udara yang kita hisap dari setiap tarikan nafas itu akan masih terus bisa kita nikmati selamanya. Allah swt sesungguhnya tidak pernah lalai mengawasi setiap detik denyut nadi yang menjadi penentu kehidupan kita.

Merasakan kehadiran Allah di saat terjaga dan di saat tidur kita menjadi ciri utama orang-orang yang bertaqwa. Di saat terjaga, ketika manusia sibuk dengan segala aktifitas dunianya. Di saat seluruh pikiran dan potensi terkonsentrasi pada pekerjaan atau profesinya,ia merasakan bahwa Allah swt tidak pernah memalingkan perhatian-Nya darinya. Ia juga merasakan bahwa Allah swt juga tetap menjaga manusia ketika ia telah terlelap dalam kenikmatan tidurnya.

Selalu mengingat datangnya kematian dan juga adanya hari akhirat akan membuat seseorang bisa mengendalikan dirinya untuk selalu berada dalam jalan Taqwa. Kesibukan mempersiapkan bekal kematian dan akhiratnya membuat seseorang selalu berhati-hati dan waspada dalam segala tindakan. Mereka akan selalu berpikir bahwa kehidupan di dunia adalah sawah-ladang untuk menanam kebajikan yang akan mereka unduh nanti di akhirat.

Entry filed under: Beranda. Tags: , .

Selamat Idul Fitri 1429 Jilbab-Jilbab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: