Hidup Bersama Sepak Bola

Juni 16, 2008 at 6:49 am Tinggalkan komentar

         Hampir seluruh perhatian para pecandu sepak bola di Indonesia saat ini tengah tertuju kepada perhelatan akbar Euro-2008 yang sedang berlangsung di Austria dan Switzerland. Meskipun jadwal siaran pertandingan langsungnya digelar pada waktu larut malam menurut ukuran waktu di Indonesia, tetapi tidak menyurutkan para penggila bola untuk menikmati setiap atraksi spektakuler para pemain-pemain yang dikaguminya. Acara nonton barengpun (nobar) menjamur dimana-mana. Mereka ingin  menikmati setiap momen-momen penting di setiap pertandingan dan ingin merayakan setiap kemenangan bersama seluruh kawan-kawan. Demam Euro-pun menyebar dan melanda kemana-mana.

            Penyelanggaran Euro 2008 telah menyita perhatian sebagian besar penggemar bola dunia dan juga di Indonesia. Mereka rela begadang semalaman untuk mengikuti dan mendukung tim yang dijagokannya. Tidak jarang mereka merasa kegirangan saat tim yang dijagokannya berhasil melibas lawan dan memenangkan pertandingan. Ada kepuasan tersendiri ketika jagoannya berhasil menghancurkan lawannya. Sebaliknya jika tim favorit yang didukungannya kalah mereka akan bersedih dan merasa terpukul. Mereka kadang tidak bisa langsung menerima tim pilihannya itu bisa dikalahkan. Menurutnya tim yang sebagus itu seharusnya yang paling berhak menyandang juara. Tetapi akhirnya merekapun menyadari bahwa dalam sebuah pertandingan pasti ada yang kalah dan ada yang menang. Ada yang menang karena kwalitasnya memang bagus dan ada yang menang karena mungkin sedang memperoleh keberuntungan.    

Sebagai salah satu cabang olah raga yang paling digemari di seluruh jagat raya, sepak bola telah menciptakan sebuah pandangan hidup tersendiri dalam sebuah komunitas kehidupan manusia. Dia tidak lagi hanya dipandang sebagai sebuah permainan olah raga untuk menjaga kebugaran dan kesehatan fisik semata. Tetapi ia telah menjadi sebuah jalan hidup bagi sebagian manusia dimana seluruh usianya akan dihabiskannya disana. Yang namanya sepak bola tentu saja ada yang namanya pemain, ada pelatih, ada pemilik klub, ada penggemar, ada supporter dan yang lainnya. Mereka semuanya menganggap  sepak bola sebagai bagian terpenting dalam hidupnya. Bahkan mungkin telah mengisi hampir seluruh bagian dari hidupnya.

Lihat saja para pemain sepak bola terkenal. Kebanyakan mereka memulai kariernya sejak usia yang sangat muda. Mereka pasti sudah diperkenalkan dengan bola oleh orang tuanya sejak usia dini. Kemudian oleh para orang tuannya memasukkannya  ke sekolah-sekolah sepakbola yang terkenal kwalitasnya. Di sekolah itu mereka hidup dan tumbuh bersama seluruh bagian dari sepak bola. Sehingga sepakbola telah menyatu dan menjadi bagian dari hidupnya. Pemain-pemain seperti Wayne Rooney, Theo Wallcot, Cristiano Ronaldo, Cesc Fabregas dan yang lainnya pasti telah memulai karienya di sepak bola sejak usia yang sangat muda. Begitu juga pemain-pemain terkenal lainnya.

Kalau sudah menjadi pemain terkenal, maka segala-galanya bisa didapatkan dengan sangat mudah. Dengan jumlah pengahasilan yang cukup besar dan kekayaan yang melimpah, bisa jadi seluruh keinginan yang bersifat materi tidak lagi menjadi sesuatu yang sulit diwujudkan. Rumah yang mewah, kendaraan yang bagus, pakaian yang mahal, makanan yang mahal telah menjadi kenyataan dalam hidupnya. Seluruh sisi kehidupan dan gerak-geriknyapun selalu menjadi pusat perhatian banyak orang. Gaya dan model penampilannya juga kadang menjadi inspirasi anak-anak muda yang menjadi penggemarnya untuk menirunya. Setelah berhenti menjadi pemainpun kariernya juga tidak kemudian berhenti sampai disitu. Ada sebagian yang kemudian menjadi pelatih. Ada yang kemudian menjadi pemerhati sepak bola. Ada yang kemudian menjadi pemilik klub dan yang lainnya. Yang jelas hidupnya tidak akan jauh-jauh benar dari dunia sepak bola.

            Sepak bola telah menjadi jalan hidup dan pilihan pribadi para pemain bola. Begitu juga sepak bola juga bisa menjadi jalan hidup bagi para penggemar dan para pengagumnya. Sebagian besar perhatiannya mungkin akan banyak tertuju untuk mendukung dan memperhatikan masalah-masalah  seputar sepak bola. Mereka rela mengorbankan biaya yang besar untuk bisa menyaksikan dan mendukung tim kesayangannya yang sedang berlaga. Sayang tim kita belum bisa memenuhi harapan dari para penggemar dan pengagumnya.

Entry filed under: Beranda. Tags: .

Indahnya Kebersamaan Rindu Tanah Suci-8: Doa-doa mengiringi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: