Bangkitlah…

Mei 22, 2008 at 6:54 am Tinggalkan komentar

Dan berdirilah, meskipun dengan perasaan yang berat dan enggan. Kumpulkan kembali segala semangat dan himpun segenap kemampuan yang masih ada. Tataplah kedepan dan luruskan pandangan. Teruslah berdiri dengan tegap dan gagah meski harus dengan susah payah. Terus tataplah kehadapan dan jangan pernah lagi menoleh kebelakang.

Bangkit dan melangkahlah..

Karena di depan sana harapan itu masih ada.

Sebuah harapan yang dijanjikan bagi siapa saja yang berusaha untuk mencarinya.

Meski hanya dengan berbekal kemampuan seadanya.

Teruskan langkah, karena pintu-pintu itu sudah mulai terbuka.

Tetaplah melangkah, karena sebentar lagi akan sampai di tempatnya.

Bangkit dan tetaplah melangkah.

Meski orang lain tidak ada yang melakukannya

Terus jejakkan kaki kuat-kuat hingga tidak tergoyah

Kuatkan tekad dan lambungkan cita-cita

Gantungkan harapan hanya pada yang Kuasa

 

Bangkit dan berbahagialah

Karena tidak ada kemenangan yang harganya murah

Tumpahan darah dan tetesan air mata bisa jadi salah satunya

Cucuran keringat dan banting tulang salah satu tuntutannya

Mereka yang bermalas-malas tidak akan mendapatkan apa-apa

Kebahagiaan bukan sekedar angan-angan bagi siapa saja yang giat bekerja

Bangkit dan segera raih kemenangan

karena setiap jejak kaki yang melangkah tidak akan mudah terhapus perjalanan masa

karena setiap cucuran keringat yang mengalir akan memperpanjang nafas perubahan sejarah

karena penderitaan dan kesusahan tidak akan mampu menggoyakan kokohnya cita-cita 

karena kemenanganan hanyalah sekedar jembatan untuk meraih manisnya sebuah keyakinan   

 

 

 

Entry filed under: Beranda. Tags: .

Nasionaliskah Kita Sederhana Saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: