Memiliki Pekerjaan

April 15, 2008 at 6:54 am 1 komentar

Banyak yang bingung setelah menyelesaikan kuliah. Apa yang harus dikerjakannya dan mau kemana setelah menamatkan pendidikan tingginya. Bagi yang sudah bekerja semasa masih kuliah mungkin tidak jadi masalah. Atau bagi para mahasiswi yang sudah menikah saat masih duduk di bangku kuliah juga tidak mengapa. Tetapi bagi mahasiswa yang hanya kuliah saja, gelar dan ijazah yang telah diraih dengan susah payah, akan menjadi beban tersendiri bagi dirinya. Dia harus bekerja agar tidak tergantung lagi kepada orang tua. Dia harus mendapatkan pekerjaan sehingga bisa mencukupi kebutuhannya sendiri.

Hampir Semua orang menginginkan pekerjaan yang layak dan tinggi derajatnya dan tidak ingin menjadi orang rendahan. Setiap orang mempunyai kecenderungan ingin menjadi atasan dan tidak suka menjadi bawahan. Kebanyakan orang akan bangga menjadi orang yang memerintah dari pada orang yang hanya sekedar diperintah. Banyak orang yang memilih untuk mengejar jabatan ketimbang hanya bertahan hanya menjadi orang suruhan. Jumlah pendapatan yang tinggi, kehormatan, fasilitas, prestise dan kemewahan menjadi alasan utama seseorang dalam menentukan pilihan pekerjaan.

Hampir Setiap orang pasti menyukai akan kenyamanan, posisi dan jabatan yang tinggi, kedudukan dan kehormatan. Posisi-posisi ini selalu menjadi ajang perebutan banyak orang. Dan ketika seseorang berhasil, maka ia bagaikan mendapat sebuah keberuntungan. Mereka mungkin akan melonjak kegirangan disebabkan yang diinginkannya berada dalam genggaman. Mereka mungkin akan bersuka cita karena dapat menyingkirkan sekian banyak orang dan berhasil memenangkan pertarungan. Tetapi bagi yang tersisih dan tersingkir, pengalamannya akan menggoreskan duka dan luka. Mereka untuk sementara harus menghapus dan memupus mimpi-mimpi indahnya bersama datangnya kegagalannya.

Memilih-milih pekerjaan yang tepat untuk diri sendiri sah-sah saja sifatnya. Selagi ada kesempatan beserta kemampuan yang mendukungnya. Tetapi bagi orang-orang yang tidak lagi mempunyai pilihan, atau ia mendapatkan yang tidak sesuai dengan keinginan, mereka harus menerima saja apa adanya. Mereka harus tetap mensyukuri apa saja yang didapatkannya. Mereka juga juga harus tetap bersungguh-sungguh dan mencurahkan segala kemampuan. Kesempatan untuk berprestasi dan menjadi yang terbaik bisa dilakukan dimana saja. Kesempatan mendapatkan tambahan penghasilan dan pendapatan ada di setiap waktu.

Kalau kita mempunyai jiwa kewirausahaan, banyak hal yang bisa kita lakukan. Kalau ada kemauan, kita bisa menseriusi sebuah pekerjaan yang belum banyak dilakukan orang. Kita bisa menekuni bentuk usaha yang awalnya kecil-kecilan. Atau kita membuka usaha jasa yang dilingkungan kita belum ada. Berat diawalnya perintisannya mungkin. Tetapi kalau sudah jalan semuanya akan menjadi mudah. Karena tidak ada yang besar kalau tidak dimulai dari yang kecil. Butuh keuletan bertahun-tahun mungkin, sebelum menemukan apa yang diinginkan.

Entry filed under: Beranda. Tags: .

SDIT Al Uswah sukses di Try out UASBN Jangan Tergesa-gesa….

1 Komentar Add your own

  • 1. nunik  |  April 16, 2008 pukul 8:49 am

    Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca.Anda bisa lebih mempromosikan artikel anda di Infogue.com dan jadikan artikel anda topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: