WANITA PILIHAN

April 9, 2008 at 5:37 am Tinggalkan komentar

Wanita sering diumpamakan dengan berbagai keindahan. Para pujangga melukiskannya dengan sekuntum bunga di puncak kemekarannya. Para pemujanya mengumpamakan sebagai bidadari yang menawan hati. Wajahnya sering digambarkan sebagai bulan purnama penghias angkasa yang menyejukkan jagat semesta.  Jiwanya halus perasa selalu mengucurkan sentuan cinta yang tidak pernah ada habisnya. Kasih sayangnya tidak pernah terluka oleh goresan kata-kata yang menyakitinya. Kesetiaannya senantiasa membara walau kadang ancaman membelenggu jiwa dan raganya. Semua yang dimilikinya diserahkannya demi cinta dan baktinya.

Sederet gambaran keindahan dan kekaguman tidak pernah habis diekspresikan oleh para seniman dan sastrawan. Berbagai bentuk karya seni lahir sepanjang zaman sebagai penghargaan atas segala kesempurnaan penciptaannya. Maha suci Allah yang telah menciptakan untuk makhluqnya berbagai perhiasan dengan berbagai bentuk dan warna-warna yang mengangumkan. Berjuta dan bermilyar wajah menawan datang secara bergantian, menebarkan ketulusan fitrah dan ketertarikan kasih sayang. Sosoknya yang anggun tidak pernah mematahkan jiwanya yang perkasa. Kelemah-lembutannya tidak akan pernah bisa mengganti tekad dan semangatnya.

Kebaikan dunia amat bergantung kepada wanita. Wanita bisa mengubah dunia menjadi segala-galanya. Hidup tidak berarti apa-apa tanpa adanya wanita di dalamnya. Sehari saja tanpa wanita, dunia akan menjadi hampa. Semuanya memerlukan keberadaan wanita. Pera lelaki akan menjadi sangat berharga tatkala ada wanita disisinya. Anak-anak akan terjaga, jika didekatnya ada wanita yang mendampinginya. Para orang tua akan tenteram di masa tuanya, tatkala ada anak perempuan yang menjaganya. Para wanita akan menemukan jawaban atas permasalahan yang dihadapinya, tatkala ia telah bertemu dengan sahabat wanita setianya. Dengan segala keistimewaannya, hampir semua peran membutuhkan keberadaan seorang wanita.  

Wanita telah menjadi komponen penting dalam kehidupan. Wanita diciptakan untuk mendampingi laki-laki dalam meraih kebahagiaannya. Ia akan menjadi istri bagi kehidupan suaminya. Wanita akan menjadi pendamping dan teman setia dikala sedih dan bahagia. Keberhasilan suami tidak akan pernah lepas dari campur-tangan sang istri. Ia akan mejadi solusi saat bertumpuk masalah sedang mendera sang suami. Wajahnya yang sejuk dan menawan akan menentramkan para suami di setiap kesempatan. Pengorbanannya tidak akan pernah terhenti selagi dia masih dihargai dan dihormati. Rumah impian menjadi laksanana surga disaat para wanitanya menjadikannya rumah tangga  yang sakinah mawaddah wa rahmah.

Wanita-wanita pilihan akan melahirkan generasi yang gemilang. Lewat sentuhan tangan-tangan halusnya ia akan mengukir peradaban. Melalui cucuran kasih sayangnya akan tumbuh pribadi-pribadi harapan masa depan. Mereka para wanita itu menjadikan rumah-rumahnya sebagai lembaga-lembaga pendidikan. Rumahnya menjadi madrasah-madrasah bagi anak-anaknya.Waktu-waktu mereka bersama anaknya ia jadikan untuk memperdalam ilmu pengetahuan. Mereka ajarkan tata cara kehidupan, perilaku, akhlaq dan kesopanan. Dengan kesabaran, mereka tuntun dan antarkan satu-persatu anak-anaknya menuju kedewasaan. Mereka tidak pernah mengeluh dan bosan sampai anak-anaknya meraih apa yang dicita-citakan.

Sungguh berat tanggung jawab dan kewajiban wanita atas keluarganya. Tugas yang tidak bisa dikerjakan oleh selainnya. Tanggung jawab yang tidak bisa digantikan oleh orang lain selainnya. Dan sebuah kewajiban yang tidak akan mungkin diwakilkan kepada selainnya. Maha suci Allah yang telah menciptakan wanita dengan segala kekuatan dan kelebihannya. Dengan segala kehebatannya, ia telah menunaikan semua peran yang disandangnya. Keperkasaannya ada pada kelembutannya. Kekuatannya ada pada keindahannya. Kasih sayangnya dibutuhkan dunia kita semuanya.

Entry filed under: Beranda. Tags: .

Memilih Pemimpin Kita SDIT Al Uswah sukses di Try out UASBN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: