Shabar Menurut Al Qur’an

April 3, 2008 at 6:39 am 1 komentar

Hakikat Sabar: Arti Kata Shabar menurut Al Qur’an adalah Menahan diri atas segalah sesuatu yang tidak disukai karena mengharap Ridha Allah swt. Sabar itu sangat penting karena ia adalah kebutuhan primer bagi orang-orang beriman. Karena kesabaran adalah kunci kemenangan. Sebagaimana kata salah seorang ulama’; Seorang mu’min butuh kesabaran terhadap hal-hal yang tidak disukai agar dapat masuk surga, dan kesabaran dari syahwat agar dapat selamat dari neraka.Pentingnya Ujian bagi orang-orang yang beriman adalah untuk membedakan mana-mana yang jelas-jelas beriman dan mana-mana orang-orang yang munafiq serta orang yang dalam hatinya ada penyakit. Disamping itu juga sebagai pendidikan bagi orang mu’min dan untuk menambah bekal dan kedudukan disisi Allah swt.Hakikat Shabar adalah kedudukannya wajib bagi orang-orang yang beriman ( QS, 2:153, 3:200, 16:127) Allah melarang kebalikannya (tidak shabar) (QS, 8:15, 3:139) Kebaikan seseorang di dunia terkait dengan kesabaran (QS 16:126, 42:41-43) 

Tempatnya Kesabaran:Sabar atas cobaan Dunia. Tidak ada seorangpun yang terbebas dari cobaan dan ujian hidup di dunia ini. Kekurangan harta, keresahan jiwa, penyakit fisik, berpisah dengan orang yang dicintai, kerugian harta benda, gangguan orang, kesengsaraan hidup dan lain-lain. Semuanya menuntut kesabaran (QS 2:155-157)Shabar dari keinginan nafsu. Yaitu Sabar ketika mendapatkan kesenangan. Imam Al Ghazali berkata: Shabar terhadap kesenangan itu lebih berat. Orang yang lapar ketika tidak ada makanan lebih dapat bersabar daripada ketika terhidang dihadapannya makanan yang lezat dan ia mampu menyiapkannya kemudian ia bisa bersabar untuk tidak berlebih-lebihan atasnya. (QS 3:14-15, 64:15, 63:9)Shabar dalam tha’at. Imam Al Ghazali berkata: Sabar terhadap ketaatan itu amat berat. Sebab tabiat jiwa manusia itu cenderung menghindar dari ubudiyah (penghambaan) dan ketaatan terhadap perintah atau aturan. Sebaliknya jiwa itu cenderung untuk memerintah dan bertindak semaunya.Sabar atas beban Da’wah. Para da’i senantiasa mengajak manusia agar membebaskan belenggu hawa nafsu, hayalan2, adat dan tradisi yang menyimpang dan mengajak taat kepada aturan Allah. Kesabaran diperlukan karena banyaknya manusia yang berpaling darinya (QS Nuh:7) dan gangguan dari manusia baik secara ucapan atau perbuatan (QS 6:34). Shabar dalam medan pertempuran. Shabar adalah faktor utama kemenangan. Pepatah: Keberanian adalah kesabaran sesaat (QS 8:45-47)Shabar dalam berhubungan sesama manusia. Antara Suami dan Istri (QS 4: 19), Orang dan Anak serta sebaliknya, dengan tetangga serta dengan masyarakat.  

Kedudukan Shabar dan Orang-orang yang sabar: Sabar sangat erat kaitannya kedudukan seseorang terkait dengan Keyakinannya (QS 32:24), Syukur-nya (QS 14:5), Tawakkal-nya (QS 16:41-42), Shalat-nya (QS 2:153, 11,114-115), Tasbih dan Istighfar-nya (QS Ath Thur:48, 40:55), Amal Sholih-nya (QS 11:11), Taqwa-nya (QS 3:120, 12:90) dan Rahma-nya (QS 90:17).

Entry filed under: Dakwah. Tags: .

Rindu Tanah Suci-4: Buah dari Ketabahan Memilih Pemimpin Kita

1 Komentar Add your own

  • 1. imas sukarma  |  Maret 14, 2010 pukul 8:10 pm

    tulisan seperti ini sangat saya butuhkan, singkat dan menuliskan ayat qur’an yang perlu dibuka sehingga saya tidak perlu membuka indeks Al-Qur;an. Jazakallah.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: