Rindu Tanah Suci-2: Merentas Jalan Ibadah

Maret 15, 2008 at 7:59 am 1 komentar

Tahap awal yang harus dijalani seseorang yang berniat haji adalah menyiapkan uang BPIH. BPIH atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji itu kemudian disetorkan ke Bank penerima yang ditunjuk Depag. Untuk mendapatkan satu tiket berangkat haji (porsi), seseorang harus menyetorkan uang minimal 20 juta. Setelah menerima tanda bukti setoran dari Bank, kemudian bukti tersebut dibawa ke kantor Departemen Agama (Depag) Kabupatan atau Kota untuk didaftarkan.
Sewaktu mendaftar di kantor Depag, harus disertakan pass foto dan Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas. Kalau semua persyaratan sudah terpenuhi, maka fihak Depag secara resmi mendaftar orang tersebut sebagai Calon Jama’ah Haji (CJH). Biasanya, ketika seseorang menyetor BPIH ke Bank, dia akan langsung mendapatkan nomer porsi. Dari nomer porsi itulah yang menentukan kapan seorang CJH akan berangkat.
Belum ada jenis ibadah lain yang untuk bisa menjalankannya harus melalui proses birokrasi dan administrasi yang cukup rumit selain ibadah haji. Diawali proses pembukaan Rekening di Bank penerima BPIH terlebih dahulu. Setelah jumlah setoran uangnya diannggap telah memenuhi jumlah yang ditentukan baru kita bisa mendaftarkan diri untuk menjadi Calon Jamaah Haji (CHJ). Jumlah uang untuk menutup jumlah setoran itupun tidak sedikit.
Untuk bisa memenuhinya banyak cara yang digunakannya. Ada yang terpaksa harus menjual benda, harta atau kekayaan yang dimilikinya. Tidak sedikit dari mereka yang harus menjual mobil yang dicintainya demi untuk segera bisa melaksanakan ibadah. Dan tidak sedikit pula diantara mereka terutama yang ada di pedesaan yang harus menjual sawah ladangnya atau hewan ternaknya untuk meluluskan niatnya beribadah.
Bisa melunasi uang BPIH belum menjadi jaminan untuk bisa berangkat ditahun itu juga. Kalau tidak beruntung bisa merebut jatah “Quota” yang disediakan, maka mereka harus menyediakan cukup kesabaran untuk mendapatkan giliran berangkat setahun berikutnya. Sekali lagi tidak ada ibadah yang dalam menjalankannya harus antre atau menunggu setahun lebih. Itu pula yang pernah kami alami. Setelah bisa melunasi BPIH di Bank Penerima setoran Gresik kami masih menunggu kepastian keberangkatan.

Entry filed under: Lintasan. Tags: .

SDIT AL USWAH SURABAYA KEMBALI KE MASJID

1 Komentar Add your own

  • 1. kang amat  |  Maret 17, 2008 pukul 1:19 pm

    akang samsu, gimana cara i awak e sepat naik haji ?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: