Mepertahankan Harga Diri

September 5, 2008 at 3:04 am Tinggalkan komentar

Karena manusia sangat cenderung senang dihargai dan dihormati, maka harga diri dan kehormatan seseorang menjadi sesuatu yang paling mahal harganya. Siapapun akan dengan suka rela mengorbankan apa saja demi untuk mendapatkannya. Menduduki jabatan yang tinggi dan memiliki kekayaan yang melimpah selama ini masih diyakini sebagai salah satu pendongkrak melambungnya harga diri dan kehormatan seseorang. Oleh karenanya mereka yang meyakininya akan berusaha sekuat tenaga untuk meraihnya. Dan ketika sudah mendapatkannya mereka akan menjaga dan mempertahankannya untuk tidak sampai lepas dari genggamannya.

Mereka yang menganggap dirinya orang-orang yang terhormat akan selalu berusaha menampilkan citra diri yang jauh dari segala kekurangan dan keterbatasan. Mereka akan berusaha menutup segala cela yang bisa membuat orang menjadi tidak percaya atau tidak menghormatinya. Menampakkan kelebihan dan kemampuan yang dimiliki menjadi sesuatu yang akan terus diusahakan dalam kesehariannya. Sehingga menyembunyikan segala kekurangan dan kelemahannya akan terus membebani dan memberatkan perjalanan hidupnya. Mereka akan terus disandera dengan perasaan ingin selalu dihormati dan dihargai. Dan mereka akan senantiasa dihantui oleh ketakutan akan rasa direndahkan dan dilecehkan.

Padahal semua orang mengetahuinya bahwa memegang jabatan tidak akan berlangsung dalam waktu yang sangat panjang. Mereka akan memasuki dan mengalami masa-masa pensiun atau purna jabatan. Memiliki harta yang berlimpah juga tidak semuanya berguna bagi hidupnya. Karena disana ada masa-masa dimana manusia suatu saat tidak membutuhkan lagi semua benda yang dimilikinya. Belum lagi ketika harta itu kemudian dalam waktu yang sangat singkat hilang dari genggamannya akibat berbagai musibah.  Maka kehormatan dan harga diri yang hanya dibangun dengan mengandalkan kepemilikan harta dan capian kedudukan, biasanya hanya bersifat sementara dan akan mudah terlepas seiring lepasnya jabatan dan berkurangnya harta.

Harga diri dan kehormatan itu akan terus bertahan manakala orang lain turut merasakan segala kelebihan yang dimilikinya. Jabatan dan kekayaannya bisa dinikmati oleh siapa saja yang berada dibelakangnya. Jabatan yang tinggi dan kekayaan yang melimpah hanya sebagai sarana untuk semakin menambah amal sholeh dan kemanfaatan bagi sesame manusia. Tidak ada perasaan sombong dan tidak ada perasaan tinggi hati. Kekayaan dan kedudukan yang diperolehnya mereka anggap sebagai amanah yang harus tunaikan segala hak dan kewajibannya. Berbahagialah orang-orang yang senantiasa menyandarkan harga diri dan kehormatannya hanya kepada Allah swt.

 

 

 

 

About these ads

Entry filed under: Beranda. Tags: .

Ramadhan Ceria Rindu Tanah Suci-11: Perjalanan Suci Dimulai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: